Pengajian Umum di Getassrabi, Abdul Mu’ti Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan

Bagikan Artikel Ini
  • 98
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    98
    Shares

Kudus-darussalamcentre.org “Untuk menjaga keutuhan bangsa, Kita harus senantiasa menjaga kerukunan. Afghanistan yang hampir seratus persen penduduknya beragama Islam, terlibat dalam konflik berkepanjangan karena pertikaian antar suku. Negara Sudan saat ini pecah menjadi setidaknya dua, Sudan Utara dan Sudan Selatan karena perbedaan agama. Oleh karena itu, jika ingin Bangsa Indonesia tetap utuh maka Kita harus menjaga kerukunan di tengah segala perbedaan yang ada,” terang Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah di hadapan lebih dari seribu jamaah yang menghadiri Pengajian Umum Hari Ber-Muhammadiyah di Darussalam Education Centre Getassrabi, Gebog Kudus Jum’at (22/6) malam kemarin.

Selanjutnya, Mu’ti juga menyampaikan bahwa sebenarnya dalam banyak hal, sumber daya manusia Indonesia tidak kalah dengan bangsa lain, hanya saja kemampuan berkomunikasi dan penguasaan bahasa asing masih perlu ditingkatkan. “Karena itu, Saya menyarankan kepada Bapak/ Ibu Guru untuk mengembangkan PAUD Aisyiyah Darussalam menjadi PAUD trilingual, mengenalkan anak didik untuk belajar berkomunikasi tidak hanya dengan Bahasa Indonesia, juga Bahasa Arab dan Inggris, sehingga anak-anak ini meskipun berada di desa, di masa mendatang bisa menjadi generasi Islam yang unggul dan tidak kalah dengan SDM negara lain.” tambahnya melanjutkan ceramah pengajian umum.

Pengajian Umum dihadiri Sejumlah Tokoh Nasional

Abdul Mu’ti tidak hadir sendirian dalam acara yang digelar dalam rangka Halal Bihalal Idul Fitri 1 Syawwal 1439 H, Peresmian Darussalam Education Centre, Pengajian Umum Jum’at Pon Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gebog dan Peringatan Milad Aisyiyah ke 104 M/ 101 H Pimpinan Cabang Aisyiyah Gebog 2. Diantara tokoh yang hadir yaitu Ir. H. Daryatmo Mardiyanto, anggota Komisi VII DPR RI, Drs. Jayus, MM anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Sucipto dan Kayadi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jakarta. Hadir pula Dr. achmad Hilal Madjdi, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus bersama sejumlah anggota PDM lainnya.

KH Subur Abdul Hanif, mewakili Pimpinan Ranting Muhammadiyah Getassrabi menyampaikan terimakasih atas kehadiran seluruh jamaah serta memohon maaf atas segala kekurangan panitia. Selain itu, Beliau juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh donatur dan aghniya’ yang telah berpartisipasi dalam pembangunan pusat pendidikan anak yang dikelola keluarga besar Muhammadiyah Getassrabi ini. “Sampai dengan saat ini, pengembangan Madrasah Diniyah Darussalam yang tadinya berupa gedung sederhana satu lantai hingga menjadi tiga lantai ini menghabiskan biaya sebesar Rp. 1.025.712.500 (satu milyar dua puluh lima juta tujuh ratus dua belas ribu lima ratus rupiah) yang berasal dari kas, jimpitan warga dan sumbangan dari Bapak/ Ibu Aghniya’ yang berkenan mempercayakan penyaluran Zakat Infaq Shadaqohnya melalui Kami, semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya tidak akan terputus bahkan setelah Kita meninggal nanti.” jelasnya.

Para tokoh yang hadir juga turut menyampaikan sambutan secara berturut-turut setelah Petinggi Getassrabi, H Badrus memberikan ucapan selamat datang. H Badrus menekankan perlunya sinergi antara NU dan Muhammadiyah untuk memajukan desa Getassrabi. Pengajian umum ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH Zainuddin, tokoh NU yang selama ini berperan besar dalam dunia pendidikan di Kudus, khususnya Getassrabi melalui Yayasan Al Hidayah.

Sekilas Tentang Darussalam Education Centre

PAUD Darussalam Full Day School
PAUD Aisyiyah Darussalam menerapkan Full Day School mulai pukul 05.00 – 16.00 WIB

Darussalam Education Centre sendiri merupakan pusat pendidikan anak terpadu yang berada di dukuh Kebangsan Desa Getassrabi Gebog Kudus. Bangunan tiga lantai yang terdiri dari dua gedung utama dan fasilitas pendukung ini berdiri diatas tanah bengkok desa seluas 700 m2. Lantai 1 digunakan untuk Taman Penitipan Anak dan Kelompok Bermain, lantai 2 untuk TK dan TPQ, serta lantai 3 untuk Madrasah Diniyyah. Mulai tahun ajaran 2018/2019, PAUD Aisyiyah Darussalam menerima pendaftaran siswa baru dengan program unggulan Tahfidh Alqur’an (juz 30), pengenalan bahasa Arab dan Inggris, serta pembiasaan praktek ibadah sejak dini. Ananda dapat diantar ke sekolah mulai jam 05.00 WIB dan penjemputan terakhir sampai dengan jam 16.00 WIB. Keberadaan Darussalam Education Centre diharapkan dapat membantu orang tua mendampingi tumbuh kembang anak secara terintegrasi. Informasi lebih lanjut mengenai PAUD Aisyiyah Darussalam dapat menghubungi Ibu Azka (085727665221).

Baca juga


Bagikan Artikel Ini
  • 98
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    98
    Shares

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *