Jelang Perlombaan Desa, Warga Getassrabi Gotong Royong Menata Lingkungan

Bagikan Artikel Ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

Kudus- darussalamcentre– Menjelang pelaksanaan penilaian perlombaan desa tahun 2018, warga desa Getassrabi Kecamatan Gebog antusias menata lingkungan. Para pemuda bersama tokoh masyarakat, pengurus RT/ RW dan perangkat desa tampak bahu membahu menghias wilayah masing-masing, baik lokasi yang masuk rute penilaian maupun tidak. Getassrabi sendiri ditunjuk untuk mewakili Kecamatan Gebog pada tahun ini untuk berkompetisi dengan 8 desa lain yang mewakili Kecamatan masing-masing dalam ajang Perlombaan Desa tingkat Kabupaten Kudus tahun 2018. Sedianya Desa Getassrabi ditunjuk pada tahun 2017, namun karena bersamaan dengan Pilkades Getassrabi maka diundur tahun berikutnya.

Penilaian perlombaan desa sendiri akan dilaksanakan pada hari Selasa, 03 April 2018 yang rencananya akan dihadiri oleh Bupati Kudus, H Musthofa Bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan tim penilai perlombaan desa dari Kabupaten. Sedianya penilaian dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 28 Maret 2018 namun diundur menyesuaikan jadwal dari tim Kabupaten. Pengunduran jadwal ini menjadi berkah tersendiri bagi panitia mengingat adanya tambahan waktu hingga persiapan menjadi lebih matang.

Persiapan Penilaian Perlombaan Desa Getassrabi

Berdasarkan pantauan tim darussalamcentre, sebagian besar wilayah desa Getassrabi sudah bersih dan dihias dengan bermacam atribut seperti umbul-umbul, garis marka jalan, bambu yang dicat warna-warni, hingga pengecatan pohon yang menunjukkan kesan bersih dan meriah.

Sebagai bentuk partisipasi, selain kerja bakti kebersihan lingkungan, warga antusias membuat gapura masuk wilayah masing-masing. Ada yang terbuat dari bambu, baja ringan maupun berbagai bahan lain yang ada di sekitar. Antusias ini tak lepas dari adanya lomba dusun sebagai bagian dari upaya Pemerintah Desa Getassrabi menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk menyambut perlombaan desa. Sejak seminggu terakhir, intensitas kerja bakti dan gotong royong masyarakat untuk menata dan menghias lingkungan masing-masing semakin meningkat. Suasana “persaingan” antar dukuh untuk menampilkan yang terbaik demi kebanggaan Desa Getassrabi pun terasa.

Sabtu malam (31/03), sebagian warga di berbagai dukuh seperti Srabi Kidul, Kendeng, Karaan, Kauman, Kebangsan, Jepanan masih bergotong royong hingga larut malam dan baru berhenti setelah hujan deras mengguyur wilayah Desa Getassrabi. Kemeriahan ini dapat dipantau dari grup whats app Tim Lomba Desa Getassrabi.

Bahkan di dukuh Kebangsan RW 02, lingkungan dihias sedemikian rupa karena wilayah tersebut juga didaulat menjadi Kampung KB. Sejumlah gang masuk kemudian diberi nama unik yang terkait dengan program Keluarga berencana, seperti gang implant dan sebagainya.

Aspek Penilaian Perlombaan Desa

Dalam perlombaan Desa, ada dua aspek yang menjadi bagian penilaian yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain yaitu aspek administratif dan penilaian lapangan. Aspek administratif yang terdiri dari kelengkapan dokumen pelaksanaan kegiatan dari 16 indikator/ komponen selama dua tahun terakhir (tahun 2016 dan 2017). Aspek penilaian lapangan termasuk kebersihan lingkungan dan ketersediaan sarana prasarana dasar di desa, termasuk di dalamnya adalah adanya inovasi dan partisipasi masyarakat.

Penggunaan teknologi informasi dan aplikasi pelayanan masyarakat secara online juga menjadi bagian dari penilaian sebagai muatan lokal Kabupaten Kudus yaitu Desa Pandai dan Desa Cerdas. Desa Pandai meliputi implementasi Perpustakaan Digital (PADI), Gemar Menabung, SPGDT2 dan e-commerce. Sementara Desa Cerdas meliputi Smart people, smart governance, smart economy dan smart environment/ smart living. Presentase penilaian muatan lokal mecnapai 30% dari nilai total penilaian perlombaan desa.

Satu hal lagi yang tidak kalah penting dan menjadi tolok ukur sukses tidaknya penilaian perlombaan desa yaitu acara penyambutan. Secara formal acara penyambutan meliputi paparan Kepala Desa, arahan Bupati Kudus yang dilanjutkan dengan penilaian dokumen administrasi dan peninjauan lapangan. Untuk memeriahkan suasana, disiapkan juga penampilan kreasi seni warga Desa Getassrabi. Selain itu ada juga berbagai stand yang menampilkan inovasi dan produk unggulan warga Desa Getassrabi pada khususnya dan seluruh desa yang ada di Kecamatan Gebog pada umumnya.

Baca juga


Bagikan Artikel Ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *