Bagikan Artikel Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Siswi Madrasah Diniyyah Darussalam bersama Guru Pengajar
Siswi Madrasah Diniyyah Darussalam bersama Guru Pengajar

Madrasah Diniyyah Darussalam yang terletak di Desa Getassrabi Gebog Kudus adalah salah satu upaya menanamkan nilai dan ilmu agama kepada anak didik. Upaya ini dilakukan untuk mensiasati minimnya pendidikan agama yang diajarkan di Sekolah Dasar. Saat ini jumlah siswa Madrasah Diniyyah Darussalam sekitar 50 orang yang terbagi dalam empat kelas dengan usia antara 8-12 tahun.

Saat ini Madin Darussalam hanya memiliki dua ruang kelas, sementara ada empat kelas yang harus diajar, sehingga satu ruangan digunakan untuk dua kelas. Akibatnya suasana belajar kurang kondusif. Oleh karena itu Pimpinan Ranting Muhammadiyah Getassrabi menambah beberapa ruang kelas baru dengan membangun Darussalam Education Centre sebagai pusat pendidikan anak di Desa Getassrabi.

Kegiatan Belajar Mengajar
Kegiatan Belajar Mengajar dimulai pada bulan Syawwal dan diakhir bulan Sya’ban tahun berikutnya. Materi yang diajarkan meliputi berbagai cabang ilmu seperti Al Islam, Kemuhammadiyahan, Fiqih, Hadis, Tarikh/ Sejarah dan Adab/ Akhlaq. Madrasah Diniyyah dimaksudkan sebagai suplemen pendidikan formal yang diikuti siswa di sekolah masing-masing di pagi hari. Lulusan Madrasah Diniyyah diharapkan memiliki dasar-dasar ilmu Islam yang cukup sebelum menempuh jenjang pendidikan selanjutnya.

Penyerahan Hadiah kepada Siswa Berprestasi Madin Darussalam
Penyerahan Hadiah kepada Siswa Berprestasi Madin Darussalam

Di akhir tahun ajaran, tepatnya di bulan Sya’ban, dilaksanakan kegiatan muwaddaah atau perpisahan untuk melepas siswa yang telah lulus Madin serta pembagian raport bagi tingkat dibawahnya. Acara Muwaddaah diisi dengan pentas seni siswa untuk melatih mental, keberanian dan rasa percaya diri siswa saat tampil di depan audiens.

 

 


Bagikan Artikel Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •