Bagikan Artikel Ini
  • 64
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    64
    Shares

Kabupaten Kudus selalu menjadi kota yang menarik untuk dikunjungi. Cocok bagi warga luar kota yang ingin menghabiskan akhir pekan atau masa libur akhir tahun. Jelas, wisata religi di Kota Kretek menjadi satu magnet yang tak dimiliki kota lain. Selain itu masih banyak obyek wisata lain yang bisa dikunjungi.

Mengunjungi suatu Kota tak lengkap rasanya bila tidak bergerilya menjelajah kekayaan kuliner setempat. Jadi bagi Kamu yang sedang berwisata ke Kudus, jangan lupa cicipi masakan khasnya. Berikut citarasa kuliner khas Kudus yang menggoda untuk segera dicicipi.

1. Setiap kota memang punya soto, tapi Soto Kudus selalu berbeda

Soto Kudus yang Maknyus

Soto Kudus adalah soto yang berasal dari Kudus. Soto kudus, hampir mirip dengan soto Lamongan, tapi Soto Kudus berisi suwiran ayam dan taoge. Terkadang Soto Kudus juga menggunakan daging kerbau dengan kuahnya yang lebih bening. Rahasia kenikmatannya adalah pemilihan daging yang digunakan juga pada bumbu yang digunakan.
Soto Kudus dalam penyajiannya memiliki tradisi dihidangkan dalam mangkuk kecil untuk satu porsi. Persis dengan soto lainnya, Soto Kudus ditemani sambal dan jeruk nipis. Hidangan ini cocok untuk disantap saat siang hari, atau saat musim hujan. Segar dan lezat.

2. Gak biasa sarapan? Coba Seporsi Lentog Tanjung Deh!

Lentong Tanjung yang Nikmatnya Tak Berujung

Yap, Lentog Tanjung biasanya menjadi hidangan sarapan yang membangkitkan semangat pagimu. Yang unik dari lentog adalah ukuran lontongnya yang sebesar betis orang dewasa. Biasanya Lentog Tanjung dinikmati sebagai menu untuk sarapan, terdiri dari 3 bahan utama, ada lontong yang dipotong kecil-kecil, sayur gori (nangka muda) dan lodeh tahu. Sepiring lentog tanjung rasanya tak akan cukup untuk mengobati rasa kangenmu akan Kota Kudus.

3. Garang Asem yang Istimewa hanya ada di Kota Kudus

Garang Asem yang Pedas dan Panasnya Mantap

Garang Asem merupakan makanan tradisional khas Jawa Tengah. Garam asem adalah masakan olahan ayam berkuah santan yang dimasak menggunakan daun pisang. Masakan ini didominasi oleh rasa asam dan pedas. Beberapa kota di provinsi Jawa Tengah memiliki makanan tradisional ini antara lain Semarang, Demak, Kudus, Pati, dan Pekalongan. Meski demikian, garang asem yang istimewa hanya ada di Kota Kudus. Sepiring nasi dan semangkuk besar garang asem cukup untuk membuat bibir dan lidah bergoyang serta perut super kenyang.

4. Bosan dengan sate yang itu-itu saja, Coba rasakan Sate Kerbau Kudus

Sate Kerbau yang Nikmatnya Tiada Tara

Sate Kerbau adalah makanan khas Kabupaten Kudus, yang terbuat dari daging kerbau. Makanan ini merupakan bentuk kearifan lokal turun temurun dari pendahulu sebagai perwujudan sikap toleransi Sunan Kudus terhadap umat Hindu yang terus dijaga sampai saat ini. Sejarah Kota Kudus tak bisa dilepaskan dari sosok Sunan Kudus ini.

Daging kerbau disajikan tidak dalam bentuk seperti sate pada umumnya, tetapi daging dipotong dan dicincang halus kemudian dilekatkan pada batang sate dengan bumbu kecap, kelapa (srundeng) dan kacang, rasanya agak mirip dengan dendeng. Untuk membuat Sate Kerbau yang nikmat, daging dipotong dan dipukul-pukul. Kemudian, ditambah gula jawa, ketumbar dan bumbu dapur lainnya. Diamkan selama lima jam supaya bumbu meresap, baru dibakar. Jadilah Sate Kerbau yang super empuk dan maknyus.

5. Lezatnya Pecel Pakis Colo jelas beda dengan lainnya

Pecel Pakis Colo, Beda dengan Pecel Biasa

Setiap daerah punya variasi masakan pecel, seperti Pecel Blitar atau Pecel Madiun. Kudus juga tidak kalah karena memiliki menu istimewa Pecel Pakis. Menu ini berasal dari lereng Gunung Muria, karena di dataran tinggi ditemukan banyak tanaman paku-pakuan seperti pakis. Tanaman ini kemudian diolah menjadi masakan kuliner khas. Keistimewaan pecel pakis dengan lainnya, adalah rasa. Pakis ini terasa kenyal saat dimakan dibanding sayuran kangkung, kacang pancang. Penyajian pecel pakis terdiri dari sayuran pakis dan toge saja disiram dengan bumbu kacang.

6. Sayur Kangkung Santan

Sayur Kangkung Santan

Sayur Kangkung Santan. Hmm mendengar namanya saja sudah terbayang kelezatannya. Sayur kangkung dengan kuah santan ini biasanya disantap untuk masak siang. Ini merupakan menu tradisional khas Kabupaten Kudus. Meskipun sederhana dan terbuat dari bahan yang murah meriah, kuliner ini sudah terkenal ke pelosok nusantara. Silakan dicoba. Jangan bungkam rasa penasaranmu, sobat.

7. Lezatnya menu sederhana nan lezat : Sego Tahu

Sepiring Sego Tahu

Malam menjelang dan perut mulai terasa lapar? Jelajahi Kudus saat malam hari dan jangan lupa mencicipi kuliner malamnya. Ya, Lontong Tahu atau yg sering disebut “sego tahu” oleh masyarakat kudus adalah masakan khas yang bahan dasarnya terdiri dari bumbu kacang, tahu, dan kecap manis khusus khas kota Kudus (bukan kecap yg ada di pasaran). Pelengkapnya adalah Krupuk dan gimbal udang.

Untuk menikmatinya, kita bisa memilih menggunakan Lontong ataupun nasi. Untuk yang menginginkan kenikmatan yang lebih, tersedia juga tahu telur. Perbedaannya adalah Tahu Telur menggunakan telur untuk membungkus tahu sehingga terasa lebih nikmat. Menu ini paling enak dimakan dengan nasi hangat, dan disajikan di atas daun pisang.

8. Nasi Pindang Kerbau

Sepiring Nasi Pindang yang Nikmatnya Tiada Tara

Nasi Pindang adalah masakan yang berupa nasi dan daging disajikan dengan kuah pindang dan daun melinjo atau daun. Nasi Pindang Kerbau adalah makanan khas Kabupaten Kudus. Sama seperti Sate Kerbau, Pindang Kerbau juga merupakan kearifan lokal untuk menghormati Umat Hindu yang mensakralkan Sapi. Pindang Kerbau Kudus berbeda dengan kebanyakan nasi pindang pada umumnya, yaitu kuahnya lebih bening dan tidak terlalu kental.  Rasanya mirip rawon tapi bersantan. Enak dan seger.

Disunting dari www.murianews.com dan beberapa blog pecinta kuliner.


Bagikan Artikel Ini
  • 64
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    64
    Shares